mentari pagi

Just another WordPress.com weblog

senam

Posted by jembeks2000 on November 25, 2007

DAMPAK PEMBANGUNAN MAL OLYMPIC GARDEN

TERHADAP RESAPAN DAN LIMPASAN

Chairul Maulidi, Anjarwati S, Asia Ameliya S

Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Brawijaya, Malang

ABSTRAK

Kecamatan Klojen yang merupakan pusat Kota Malang memiliki kondisi

resapan paling kritis dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Kota Malang.

Air hujan yang teresap ke dalam tanah di Kecamatan Klojen hanya sebesar

1,61% dari curah hujan seluruhnya, sedangkan 98,39% lainnya menjadi limpasan.

Hal ini disebabkan sedikitnya luasan lahan resapan dan luasnya penutupan

permukaan tanah oleh lapisan kedap air. Luas area resapan Kecamatan Klojen

akan semakin berkurang dengan adanya rencana pembangunan Mal Olympic

Garden (MOG) seluas 8,408 hektar. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa

pembangunan MOG akan menimbulkan volume limpasan sebesar

148.818,05

m

3

tiap tahunnya. Salah satu alternatif solusi untuk mengurangi dampak negatif

terhadap resapan dan limpasan ialah dengan pembangunan kolam resapan.

Kata kunci: Resapan, limpasan, mal olympic garden.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di Propinsi Jawa Timur

setelah Surabaya memiliki luas wilayah sebesar 110,06 km². Dalam kurun waktu

10 tahun terakhir Kota Malang telah mengalami perkembangan cukup pesat. Hal

ini dapat dilihat dari pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan tata guna

lahan di Kota Malang.

Sebagai konsekuensi dari pembangunan perkotaan adalah meluasnya area

terbangun. Padatnya bangunan menyebabkan semakin luasnya penutupan tanah

yang mengakibatkan ketidak-seimbangan lingkungan, misalnya proses-proses

yang melibatkan pergerakan air seperti limpasan permukaan, erosi dan resapan air

kedalam lapisab kedap air.

Kecamatan Klojen yang merupakan pusat Kota Malang memiliki kondisi

resapan yang paling kritis dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Kota

Malang. Di samping itu, Kecamatan Klojen juga merupakan kecamatan dengan

luas lahan terbangun terbesar. Pada tahun 2002 kawasan terbangun telah mencapai

91,56% dari total luas kecamatan. (RDTRK Kecamatan Klojen 2003-2008).

Berdasarkan prosentase tersebut, lahan yang dapat dimanfaatkan baik sebagai

cadangan perkembangan kota maupun sebagai fungsi lindung adalah sebesar

8,44%.

Air hujan yang teresap ke dalam tanah di Kecamatan Klojen hanya sebesar

1,61% dari curah hujan seluruhnya, sedangkan 98,39% lainnya menjadi limpasan

(Azizah, 2001). Besarnya limpasan permukaan Kecamatan Klojen dirasakan

dampaknya pada Minggu sore tanggal 29 Januari 2006, banjir melanda 146 rumah

yang terletak di Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen.. Penyebab terjadinya banjir

dikarenakan sistem drainase Kecamatan Klojen tidak mampu menampung

limpasan permukaan dari daerah sekitarnya (Malang Post, 30 Januari 2006).

Luas area resapan Kecamatan Klojen akan semakin berkurang dengan

adanya rencana pembangunan Mal Olympic Garden (MOG). Pembangunan yang

akan dilaksanakan di atas lahan seluas 8,408 hektar ini, terdiri atas mal,

hipermarket, hotel, wisma atlet, gedung perkantoran serta kolam renang. Dengan



Posted in senam | Leave a Comment »

mentari pagi

Posted by jembeks2000 on November 25, 2007

pagi yang indah

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

ke

Posted by jembeks2000 on November 25, 2007

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

ceritaku

Posted by jembeks2000 on November 25, 2007

aku mau cerita

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Hello world!

Posted by jembeks2000 on November 25, 2007

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.